Arti Mengikut Kristus: Memikul Salib

Mengikut Kristus? Mudah untuk dikatakan, tapi tidak mudah untuk dilakukan. Anda yakin mau mengikut Tuhan? Kalau begitu anda harus membaca ayat ini:

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” Luk 9:23

Mungkin,  banyak dari kita diajarkan bahwa kalau kita ikut Tuhan hidup kita akan diberkati, penuh sukacita, doa akan dijawab, diberi kemudahan dan semua hal yang kita harapkan dalam hidup. Tetapi melalui tulisan ini saya ingin menyampaikan bahwa kalau kita mau mengikut Tuhan kita harus memikul salib kita setiap hari!

Memikul salib berbicara tentang berkorban dan menderita karena kebenaran.

Apa itu berkorban? Sederhananya, berkorban adalah memberikan diri kita (waktu, tenaga, uang dll) atau melakukan sesuatu untuk tujuan dan kepentingan orang lain. Bekerja dan berusaha keras karena kita akan mendapatkan upah, bukanlah suatu pengorbanan. Bukan berarti bekerja keras adalah hal yang buruk, tetapi yang namanya berkorban lebih dari itu.

Melakukan sesuatu yang baik untuk mencapai tujuan kita sendiri bukanlah suatu pengorbanan.

Berbuat baik atau melayani orang lain karena pamrih, uang, upah, pujian, nama baik dll juga bukan suatu pengorbanan. Ini juga bukan berarti bahwa berbuat baik dan melayani orang lain adalah sesuatu yang buruk, tetapi berkorban adalah sesuatu yang lebih dari itu.

Ketika ada seseorang yang sakit membutuhkan uang untuk berobat, dan anda memberikan dengan tulus uang yang anda miliki padahal anda juga sedang membutuhkannya, itulah yang disebut berkorban. Itu hanyalah contoh kecil pengorbanan. Yesus sudah memberikan teladan yang baik bagi kita:

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” Rom 5:8

Dia memberikan nyawaNya sendiri untuk menebus dosa kita. Dan Dia memberikannya ketika kita masih berdosa! Dia melakukannya bukan karena kita sudah melakukan sesuatu yang baik. Dia memberikan nyawaNya bukan karena kita sudah melakukan sesuatu yang pantas untuk menerimanya.

Dia juga mengorbankan nyawaNya bukan karena kita memiliki sesuatu yang bisa kita berikan untuk membalas kasih dan pengorbananNya. Dia melakukan semuanya itu semata-mata karena Dia mengasihi kita!

Mengikut Kistus, bukanlah sesuatu yang agamawi. Bukan juga suatu program kegiatan “rohani”. Mengikut Tuhan adalah sesuatu yang real yang harus menjadi keseharian kita.

Jelas, Yesus mengatakan bahwa kita harus memikul salib kita setiap hari! Bukan setiap hari Minggu! Sekali lagi: Setiap hari!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *