Ketika Tuhan Menjawab Tidak
Created by
Wednesday, March 6, 2019

Jangan salah, Tuhan tidak selalu menjawab doa dan permohonan kita dengan jawaban "Ya". Terkadang, Dia harus menjawab doa kita dengan jawaban "Tidak".

Barangkali anda sudah pernah membaca ayat di bawah ini:

"Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,  atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Matius 7:9-11

Ayat di atas sering dibaca sepotong-sepotong dan disalahartikan. Banyak orang yang akhirnya menganggap bahwa Tuhan akan memberikan kita persis apa yang kita mau. Betul bahwa Tuhan tidak akan memberikan kita batu kalau kita meminta roti, Dia juga tidak akan memberi kita ular kalau kita meminta ikan, tetapi itu semua tidak berarti bahwa Dia akan memberikan semua yang kita mau.

Perhatikan dengan teliti ayat di atas: "Ia akan memberikan apa yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Kalau seorang ayah saja tahu memberikan apa yang baik bagi anaknya, terlebih Tuhan, Dia akan memberikan kita dengan apa yang baik menurut pandanganNya.

Seorang ayah tidak akan memberikan sesuatu yang bisa membahayakan anaknya, sekalipun anaknya begitu menginginkan dan mengganggap hal yang diinginkannya sebagai sesuatu yang baik.

Seorang anak terkadang belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak, mana keinginan dan mana kebutuhan. Seiring dengan pertumbuhan dan proses pendewasaan, pada akhirnya mereka bisa membedakan.

Jadi apa yang sebenarnya terjadi ketika Tuhan tidak mengabulkan doa kita? Bersyukurlah, sesungguhnya Dia sudah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita.

Dia juga sedang membentuk dan mendewasakan kita. Pembentukannya kadang bisa menyakitkan, tapi itu semua akan mengikis ego kita dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik. Tetap bertekun dalam persekutuan dengan Tuhan, terus belajar dan taat, karena sesungguhnya Dia sedang mempersiapkan kita untuk sesuatu yang lebih baik. Amin.

This article has
5 points
Give points
1 2 3 4 5

I like

You like

Report

You have reported
Reasons
Cancel
0 comments