Mengatasi anak zaman now
Created by
Monday, March 15, 2021

Ada yang mengatakan anak adalah titipan Yang Kuasa. Ada juga yang mengatakan anak adalah Anugerah dari Tuhan. Yang pasti anak-anak adalah sesuatu yang berharga  di mata Tuhan, sama berharganya dengan orang dewasa. Anak-anak bukanlah setengah manusia namun mereka adalah manusia seutuhnya, hanya saja mereka belum dewasa dan perlu banyak dididik. Tuhan mengasihi anak-anak dan menginginkan kita, orang dewasa mendidik mereka dalam kebenaran dan pengenalan akan Tuhan.

Mengenai kasih kepada Tuhan, Ulangan 6 ayat 7 mengatakan “Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” Hal ini berarti bahwa kita sebagai orang tua harus memperhatikan dan mengajarkan hal yang penting yaitu kasih Tuhan. Bagaimana kita hidup mengasihi Tuhan dan sesama kita seperti kehendak Tuhan.

Di masa sekarang ini, saat orang tua dituntut untuk bekerja lebih giat demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, tantangan dalam mendidik anak juga semakin besar. Kebanyakan anak-anak di tinggal dan tidak diawasi selagi orang tua bekerja. Ini harus menjadi perhatian utama kita, karena jika lalai mendidik anak dalam terang kasih Tuhan maka, kita juga lalai menjaga dan memelihara anugrah yang telah Tuhan berikan.

Mungkin masalah yang sangat umum saat ini adalah, anak-anak sudah sangat akrab dengan gadget dari pada keluarga. Sekolah daring mengharuskan anak-anak memegang gadget dan tidak menutup kemungkinan mereka kecanduan game online dan lainnya yang merusak hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua yang sibuk juga tidak dapat sepenuhnya mengontrol pemakaian gadget dan juga pergaulan anak yang tidak baik.

Maka dari itu perlu diciptakan hubungan yang baik antara orang tua dan anak, hubungan yang penuh kasih dan saling memperhatikan. Kita dapat memulai dengan doa, kemudian perhatian-perhatian kecil yang membuat mereka merasa tidak diabaikan, memberikan kasih sayang yang cukup ditengah-tengah kesibukan orang tua. Tuhan juga berkata dalam Efesus 6 ayat 4, “Dan kamu bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka dalam ajaran dan nasihat Tuhan.” Cobalah untuk mendidik anak-anak tanpa amarah tetapi dengan kasih sehingga apa yang Tuhan inginkan dan kita harapkan juga dapat sampai dengan baik kepada anak-anak kita.

Sahabat, anak-anak adalah generasi penerus. Mari kita mendidik anak-anak kita dengan ajaran Tuhan, dengan penuh  kasih sayang, perhatian dan yang terutama dengan doa kepada Tuhan sang pemilik kehidupan kita. Yakinlah terhadap doa kita dan percayalah semua usaha kita tidak akan sia-sia. Tuhan pasti mendengar doa kita. Amin

This article has
5 points
Give points
1 2 3 4 5

I like

You like

Report

You have reported
Reasons
Cancel
1 comment
Saturday, March 27, 2021
Makasih kak untuk renungannya, Tuhan berkati.