Iblispun Menyamar Sebagai Malaikat Terang

Selama ini, banyak orang mempersepsikan Iblis sebagai sosok yang menakutkan, mengerikan, memiliki wajah dan rupa menyeramkan dan banyak mendiami kuburan, rumah kosong, bangunan tua dan angker.

Saat ini Iblis pasti sedang tertawa-tawa, karena propaganda dan tipuannya berhasil mengelabuhi dan menjebak banyak orang.

Sesungguhnya, dari dahulu, hari ini dan esok tujuan Iblis tidak pernah berubah: mencuri, membunuh dan membinasakan (Yohanes 10:10). Senjata andalannya pun tidak pernah berubah: tipu dan dusta. Oleh karena itu, agar tujuannya berhasil, dia berusaha keras menipu dan mendustai kita.

Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. (2Korintus 11:14 )

Sebagian dari tipuannya sudah berhasil menipu banyak orang. Sadarlah bahwa Iblis tidak seperti yang dipesepsikan oleh banyak tayangan televisi. Pada kenyataannya Iblis ada di sekitar kita dalam bentuk dan rupa yang menggoda dan menarik hati. Ya, dia mentransformasi dan manyamarkan dirinya sebisa mungkin agar menarik dan disukai oleh banyak orang. Strategi yang dia pakai untuk menjatuhkan Adam & Hawa, dia pakai juga untuk menjatuhkan kita. Dengan cara yang sama dia menggoda, menipu, memelintir dan memutar balikkan Firman Tuhan.

Iblis berusaha menyisipkan dirinya ke dalam apa yang kita pikir, lihat dan lakukan dalam keseharian kita: pikiran, perkataan, kebiasaan, tayangan televisi, gadget, internet, musik, hobi, pekerjaan, pergaulan, keuangan, hiburan dan semua keseharian kita.

Tujuan akhirnya jelas: membinasakan kita! Awalnya dia menggoda dan menipu kita. Begitu dia berhasil menggoda, dia berusaha mencuri firman Tuhan dari hidup kita: dia akan mencuri kasih kita akan Tuhan, dia kan mencuri kasih kita akan sesama, dia akan mencuri kejujuran, sukacita, damai sejahtera, perkataan dan kebiasaan baik, ketulusan, kerinduan akan firman Tuhan, iman percaya kita. Dia berusaha mencuri segala sesuatu yang baik dalam hidup kita. Tidak cukup sampai disitu, dia akan mengganti semua hal yang baik itu dengan kebiasaan buruk, pikiran dan perkataan kotor, kekerasan, kebencian dan segala hal yang buruk yang sudah Iblis rancangkan agar kita meninggalkan iman dan percaya kita kepada Kristus!

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. (1Petrus 5:8)

Iblis pernah berhasil menjatuhkan Adam dan Hawa, dia juga pernah berhasil menjatuhkan Daud. Tentu saja, dia juga bisa menjatuhkan kita. Itu sebabnya jangan mengandalkan kekuatan dan kehebatan kita, tidak ada jalan lain agar kita bisa menang atas tipu daya Iblis: waspada, berjaga-jaga, jangan beri kesempatan sekecil apapun kepada Iblis, bersekutu erat dengan Firman Tuhan. Amin!

2 Comments

  1. Feni   •  

    Betul sekali,dulu aku juga pernah jatuh,dan begitu jatuh,kalo berdoa Tuhan seakan jauh.Tp loh kok ya aku teruskan kejatuhanku itu.Tuhan biarin sampe 2 th kira2 trus aku dipukulNya.Bertobat deh.Jadi bener2 jangan beri kesempatan pd iblis sekecil apapun.Sungguh kalo Tuhan sdh pukul anakNya utk kembali,sakitnya minta ampun.Tp ya terpaksa spy kita kkembali pdNya

  2. benny   •  

    Hi Feni, thanks sudah berkunjung dan membaca tulisan ini.
    Senang sekali mendengar bisa bangkit dan kembali mengasihi Tuhan.
    Tetap semangat & tetap kuat! GBU!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *