Kristen: Agama atau Gaya Hidup?

Boleh percaya atau tidak, kata “Kristen” hanya disebut sebanyak 6 kali di dalam Alkitab, bandingkan dengan kata “murid” yang disebut lebih dari 500 kali, atau kata “Daud” yang disebut lebih dari 1000 kali.

Hari ini kata “Kristen” begitu populer, begitu populernya hingga kita kehilangan makna yang sesungguhnya.

Awalnya, Kristen itu adalah sebutan (seperti: Ayah, Ibu, Guru dll), –bukan nama diri atau kelompok (seperti: Budi, Tono, Andi dll). Bukan juga nama sebuah agama. Dan sebutan Kristen juga bukan datang dari Yesus, tetapi justru dari orang-orang Anthiokia kepada kelompok orang-orang yang mengikut ajaran Kristus.

Kisah 11:26b Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Orang-orang di Antiokhia menyebut mereka Kristen bukan karena murid-murid mengenakan label atau simbol yang punya ciri tertentu. Mereka disebut Kristen karena mereka adalah pengikut Kristus.

Kis 11:24  karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.

Ada sesuatu yang berbeda dalam hidup murid-murid: hidup penuh kasih, kebaikan & iman. Mereka menjadikan karakter Kristus menjadi gaya hidup mereka.

Hari ini Kristen menjadi salah satu nama agama, tetapi justru banyak orang tidak menjadikan karakter Kristus menjadi gaya hidupnya. Yesus tidak pernah mendirikan agama Kristen, yang Dia inginkan adalah agar kita hidup sesuai dengan FirmanNya.

So, bukan label atau atribut Kristen yang penting, tetapi apakah hidup kita sejalan dengan apa yang Kristus ajarkan? Jadi saya tidak akan bertanya apakah anda Kristen atau bukan, tetapi apakah anda benar-benar seorang pengikut Kristus? Apakah anda menjadikan Firman Tuhan sebagai gaya hidup anda?

2 Comments

  1. Yosafat Setiawan   •  

    Mantap sharing nya pak. Kapan2 saya undang ke komunitas kami di Jogja pa ya…

  2. manuel   •  

    setuju pak. itulah masalah kita sekarang, kita lebih banyak melakukan sesuatu karena tradisi atau apa kata orang, bukan karena pengenalan pribadi yang kita gali sendiri dari alkitab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *